Pecinta Ninja

Minggu, 23 Mei 2010

Body Custom

Terkadang orang-orang ingin motornya tampil beda, jadi tidak sama dengan motor yang biasanya dilihat. Misalnya saja sesama ninja250r, mungkin ada orang yang kurang "srek" kalau model motornya sama persis dengan ninja250r lainnya. Ada 2 contoh nih body custom untuk ninja 250r. yang satu masih terlihat jelas kalau motor tersebut ninja 250, tapi yang satu lagi ketika dilihat sepintas belum tentu orang menyadari kalau motor tersebut ninja 250.

1. Body Custom by Agus Witjax
kalau kita lihat, body custom motor ini masih terlihat jelas kalau ini ninja 250r. konsepnya tetap sama, tapi dengan tail yang lebih runcing dan fairing kanan kiri yang di-design sedemikian rupa sehingga terlihat seirama dengan tail.



2. Body Custom yang terlihat mengubah konsep awal ninja 250. menurut saya terlihat mirip dengan konsep moge, suzuki hayabusa.

Sabtu, 22 Mei 2010

1st Winner



beberapa waktu yang lalu ada kontes modifikasi di daerah tangerang, pemenangnya dari nitro club yang diketuai agus witjax. cuma mau share aja gambarnya. Knalpotnya asli copotan moge, ZX6R. keren banget pokoknya.

Tail Lancip


Banyak orang merasa kalau bentuk "buntut" ninja masih kurang menarik. Banyak orang mengganti tail belakang ninja 250R dengan model GP. Konsekuensinya tidak bisa boncengan lagi.
Saya ketemu body yang dibuat oleh agus witjax, mungkin bisa jadi solusi buat kita. Kalau kita lihat lagi model tail ini mirip R6. Sistemnya sama seperti single seater KMI, keduanya tetap bisa dijadikan 2 seat. Hanya saja KMI lebih bulat bentuknya. Kalau buatan agus witjax bentuknya runcing.

Minggu, 09 Mei 2010

Pasar Moge Vs. Pajak

Penjualan motor di Indonesia sudah semakin pesat. Di jalanan aja ketika lampu merah, pasti sering kita lihat motor berkerumun kayak semut.

Ninja 250R awalnya tidak disangka akan laku di pasar Indonesia karena harganya yang jauh di atas motor-motor pada umumnya. Tapi faktanya ninja 250R udah seperti "kacang goreng" alias sering banget kita jumpai di mana-mana.

Denger-denger Kawasaki akan meluncurkan 2 moge lagi di Indonesia, ZX-6R dan ZX-6E. Harganya akan berkisar 200-230juta. Sebenarnya itu karena pajak di Indonesia yang sangat tinggi. Harga tersebut masih mengacu pada PPnBm (Pajak Penjualan Barang Mewah) yang lama, yakni sebesar 75%. Masalahnya mungkin akan ada revisi pajak lagi pada bulan April 2010. Moge di Indonesia cukup diminati, tapi pajak di Indonesia termasuk salah satu yang paling tinggi di dunia. Jadi apakah Moge 600 cc ini akan sukses di pasar nasional?

Sabtu, 08 Mei 2010

Mengubah Tampilan


Kalau bicara soal tampilan luar, saya paling suka dengan warna yang berbeda. Maksudnya tampilan motor kita beda dari orang lain. Ada beberapa solusi untuk mengubah tampilan motor, diantaranya : Airbrush (cat ulang), cutting sticker, atau digital printing sticker.

Saya pribadi lebih memilih sticker sebagai solusinya karena selain cat asli masih tetap terjaga, kalau bosan, kita bisa copot langsung stickernya dan bisa pasang sticker dengan desain yang lain.


Kalau cutting sticker biasanya lebih condong ke motif garis-garis yang mengikuti lekuk fairing dan body motor. Sticker print biasanya digunakan untuk desain yang lebih ke arah grafis (gambar). Airbrush hasilnya permanen dan desainnya bisa apa saja, sesuai keinginan kita.

Mungkin banyak orang yang ragu dengan kualitas dari sticker, tapi kalau kita bisa merawat, pasti kualitas stickernya tetap terjaga. Seringkali ketika sedang parkir, ada orang yang tanya "itu di cat ulang ya?", jadi bisa diambil kesimpulan kalau sticker kualitasnya bisa tampak seperti airbrush.

Contoh di gambar adalah motor saya, cutting sticker sudah 1 tahun lebih, tidak copot atau pudar.

Rabu, 05 Mei 2010

Helm Rossi bergambar ayam dijual limited edition

Pernah lihat ketika Valentino Rossi membalap di sirkuit Sepang, Malaysia, tahun lalu? "The Doctor" merayakan gelar kesembilan juara dunianya dengan menggunakan helm bermotif ayam. Nah, pabrikan AGV akan memproduksi helm untuk motor The Chicken GP-Tech itu secara terbatas.

Untuk Eropa, produk ini mulai dipasarkan pada Mei mendatang, sedangkan untuk Amerika sudah dijual pada April ini.

Pelindung kepala itu dirancang oleh Aldo Drudi dan dikembangkan oleh Valentino Rossi. Maksud dari lukisan itu adalah "kaldu ayam itu enak dikonsumsi".

AGV memang cukup berpengalaman bikin helm untuk balap. Produk mereka yang banyak dipakai adalah Ti-tech dan GP-Pro. Dari kedua produk itu, GP-Tech sangat ringan, berventilasi, nyaman, dan aerodinamis.

Untuk The Chicken, AGV menyediakan ukuran XXS dan XXXL. Pada bagian belakang helm ada gambar telur yang menandai bahwa Rossi 9 kali merebut juara dunia. Gambar itu pun dipagu dengan angka 46 di sisi samping.

Source : www.kompas.com

Sokbreker dan Piston untuk ninja 250r

KOMPAS.com - Bagi pemilik Kawasaki Ninja 250R, nih dua komponen yang bisa diaplikasi. Yakni, sokbreker YSS yang punya beberapa funsi, dan satu kali piston Wiseco yang dapat dongkrak tenaga.

Untuk sok, menurut Akong dari Tiga Saudar Motor (TSM) di Jl. Kebon Jeruk III, No.98A, Jakarta Barat bisa dikapai balap dan keseharian juga. Karena, benda itu dilengkapi beberapa fitur, seperti untuk rebound. Jadi, ketika dipakai balap, reboundnya tinggal diset lambat. Bisa melalui permainan ulir derat penyetel jarak per di bagian atas sok.

"Selain itu, masih adda juga fitur untuk menambah ketinggian sok. Ini terletak di bagian atas," bilang Akong. Kurang jelas, bisa kontak di (021) 6249359.

Komponen yang lainnya, piston Wiseco - yang sudah kondang di dunia motocross- juga untuk Ninja 250R. Uji coba sudah dilakukan AHRS yang dagang produk ini. "Terbukti performa meningkat. Meski belum diuji berapa persen kenaikannya dari standar," terang Bagus dari AHRS Racing Product di Jl. Tole Iskandar No.162, Depok Timur.

Secara metalurgi, piston Rp4,5 juta per set itu memiliki kualitas cukup bagus. Menurut Bagus setara dengan piston racing juga. Kalau yang tidak tahu alamat di atas, bisa hubungi di (021) 77820649.(Eka/Chuenk)

Minggu, 02 Mei 2010

Selamat datang di blog saya, di dalam blog ini saya akan share hal-hal mengenai kawasaki ninja 250R. Saya mulai mengendarai ninja 250 pada tahun 2008. Awalnya saya hanya iseng mencoba. Tidak pernah ada keinginan untuk modifikasi, hanya ingin mencoba motor dengan ukuran yang lebih besar daripada motor yang saya kendarai sebelumnya. Akibat rasa ingin tahu, saya akhirnya lama kelamaan mulai menyenangi modifikasi motor tersebut. Oleh sebab itu saya membuat blog mengenai ninja 250 dengan tujuan dapat berbagi pengalaman dan tips antar riders yang mengunjungi blog saya. Silahkan memberi komentar dan informasi, semoga dapat berguna bagi kita semua.